Are you the publisher? Claim this channel


Embed this content in your HTML

Search



Account: (login)

More Channels


Channel Catalog


Channel Description:

Forum Rakyat Pembela Maruah Negara





    BELITUNG - Pasangan bukan suami istri masing-masing seorang janda beriinisal Su (34) dengan pemuda berinisial Ka (17) akhirnya diamankan oleh sejumlah warga.

    Sebelumnya, pasangan itu sedang berduaan diduga berbuat mesum, di tempat terbuka di sekitar Bukit Jaya, Dusun Jaya Desa Lenggang Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rabu (8/5/2013) malam.

    Oleh warga serta RT setempat, mereka dibawa ke Polsek Gantung untuk diamankan, guna menghindari hal yang tidak diinginkan, mengingat warga disekitar mulai ramai berdatangan pada malam itu.

    Di sekitar lokasi, warga juga menemukan kondom dan ikut diamankan sebagai barang bukti, saat pasangan bukan suami istri ini dibawa warga menuju Polsek Gantung.

    Su yang diketahui berstatus janda ini, bertempat tinggal diwilayah Kecamatan Gantung. Sedangkan Ka yang masih ABG, merupakan pendatang berasal Jawa Barat dan memiliki kerabat keluarga yang tinggal di Kecamatan Gantung.

    "Malam itu memang warga yang gerbeknya. Biasanya kalau malam agak sepi, gelap didaerah itu. Kadang-kadang ade juga polisi, pol pp yang patroli malam kesitu," ungkap Ketua RT 2, Dusun Jaya Desa Lenggang Kecamatan Gantung, P Asmadi saat dihubungi, Kamis (9/5/2013).

    Ia menuturkan pasangan ini kemudian dibawa ke Polsek Gantung untuk diamankan, juga menghindari hal tidak diinginkan, terutama amukan warga yang ramai berdatangan pada malam itu.

    "Malam itu juga diselesaikan di polsek. Mereka berdua sudah sepakat bersedia untuk menikah," tutur Asmadi.

    Terpisah Kapolsek Gantung Iptu Rustian Effendi seizin Kapolres Beltim AKBP Edison mengatakan kasus ini sudah diselesaikan oleh pihak desa. Mereka berdua dari pasangan ini bersedia akan menikah.

    "Semalam sempat diamankan ke polsek, untuk menghindari hal yang tidak diingnkan. Malam itu juga ada pak kades untuk menyelesaikannya, mereka berdua sepakat untuk melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini," ungkap Rustian.


    SHAH ALAM - Permohonan harta sepencarian RM3 juta yang difail pelakon Norish Karman, Mahkamah Tinggi Syariah terpaksa ditangguh pada 24 Jun depan selepas bekas suaminya gagal hadir memberi keterangan dalam tuntutannya itu.

    Hakim Mohammad Adib Husain menetapkan tarikh tersebut selepas membenarkan permohonan peguam syarie, Datuk Amli Embong yang mewakili Norish, 37, untuk memasukkan hujahan kes bagi menjimatkan masa.

    Beliau turut memohon mahkamah membatalkan keterangan Datuk Hashimuddin Abdul Kadir selepas defendan tidak hadir sedangkan kes itu telah lama difailkan sejak 2009.

    “Hari ini sepatutnya untuk defendan beri keterangan, namun dia tidak hadir begitu juga peguam defendan (Ahmad Burok) tanpa sebab dan makluman, “katanya.

    Menurut Amli, defendan tidak pernah datang untuk perbicaraan kes itu sejak 2009.

    “Defendan pernah bercadang untuk selesaikan kes di luar mahkamah, namun selepas itu terus senyap,” katanya.

    Norish, atau nama sebenarnya Nor’Asikin Karman, bernikah dengan Hashimuddin, 65, pada 11 Januari 1998 di Perlis dan pasangan itu bercerai di Mahkamah Rendah Syariah Petaling Jaya, dekat sini, pada 15 Julai 2008.

    Hasil perkahwinan, mereka dikurniakan tiga cahaya mata, iaitu Muhammad Haqiem Amany,  Muhammad Hady Amieran, dan Nur Hanyz Amanda.

    Pelakon yang menyertai MasterChef Selebriti musim ke-2 itu memfailkan permohonan itu selepas kaedah melalui sulh (perbincangan secara baik) yang dibuat dengan Hashimuddin gagal mencapai kata sepakat.

    Antara harta yang disenaraikan sebagai harta sepencarian ialah sebuah rumah di Bangi yang dianggarkan bernilai RM2 juta, kondominium Danau Permai (RM300,000), Kondominium Abadi Indah (RM300,000), sebuah rumah di Seremban, Negeri Sembilan (RM100,000) dan kondominium Seri Heningdi Ampang, Kuala Lumpur.(sh)


    RAFLIE menunjukan gambar Azida yang dicari bagi membantu siasatan berhubung kes ajaran sesat Tuhan Harun pada sidang akhbar di Kuantan semalam.

    KUANTAN – Dua belas pengikut kumpulan ajaran sesat Tuhan Harun dicari pihak berkuasa berikutan kegagalan mereka hadir ke Mahkamah Rendah Syariah di sini kelmarin untuk sebutan kes.

    Ketua Bahagian Penguat Kuasa Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP), Raflie Ab. Malik berkata, mahkamah itu telah mengeluarkan waran tangkap ke atas mereka yang berusia 12 hingga 41 tahun untuk hadir ke pejabat JAIP bagi membantu siasatan atas dakwaan menyimpan dan memiliki dokumen yang bercanggah dengan hukum syarak.

    Mereka yang diburu itu ialah isteri ketiga ketua kumpulan itu, Harun Mat Saad, 47, iaitu Azida Mohd. Zol, 30, dari Kuala Terengganu, Terengganu dan empat anak Harun iaitu Mahni, 12, Saufi, 18, Lukman, 20, dan Muhammad, 21 tahun.

    Turut diburu ialah Khairul Amir Akasah, 34, dari Port Dickson, Negeri Sembilan; Mohd. Tirmizi Othman, 17, dari Sungai Petani, Kedah; Mohamad Ghazali Fitri Mohd. Azam, 25, dari Shah Alam, Selangor; Norhairi Harun, 41, dari Skudai, Johor dan Norhafizah Mohd. Azam, 28, dari Shah Alam.

    Dua lagi yang dicari ialah Farhaien Othman, 22, dari Sungai Petani dan Shuzliana Mokhtarudin, 29, dari Slim River, Perak.

    Kelmarin, enam lelaki dipercayai pengikut kumpulan ajaran sesat itu didakwa di Mahkamah Rendah Syariah atas tuduhan menyimpan dan memiliki dokumen yang bercanggah dengan hukum syarak.

    Kesemua tertuduh didakwa mengikut Seksyen 165, Enakmen Pentadbiran Ugama Islam dan Adat Resam Melayu Pahang 1982 yang membawa hukuman denda RM2,000 atau penjara setahun jika sabit kesalahan.(kosmo)


    Sebagian warga Suku Polahi

    GORONTALO - Bagi masyarakat umum, kawin dengan saudara kandung merupakan sebuah pantangan, dan bahkan tidak bisa ditoleransi. Namun, hal itu tidak berlaku bagi suku Polahi di pedalaman Gorontalo. Mereka hingga saat ini justru hanya kawin dengan sesama saudara mereka.

    "Tidak ada pilihan lain. Kalau di kampung banyak orang, di sini hanya kami. Jadi kawin saja dengan saudara," ujar Mama Tanio, salah satu perempuan Suku Polahi yang ditemui di Hutan Humohulo, Pegunungan Boliyohuto, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, minggu lalu.

    Suku Polahi merupakan suku yang masih hidup di pedalaman hutan Gorontalo dengan beberapa kebiasaan yang primitif. Mereka tidak mengenal agama dan pendidikan, serta cenderung tidak mau hidup bersosialisasi dengan warga lainnya.

    Walau beberapa keluarga Polahi sudah mulai membangun tempat tinggal tetap, tetapi kebiasaan nomaden mereka masih ada. Polahi akan berpindah tempat, jika salah satu dari keluarga mereka meninggal.

    Nah, salah satu kebiasaan yang hingga sekarang masih terus dipertahankan oleh suku Polahi adalah kawin dengan keluarga sendiri yang masih satu darah. Hal biasa bagi mereka ketika seorang ayah mengawini anak perempuannya sendiri, begitu juga seorang anak laki-laki kawin dengan ibunya.

    Kondisi ini diakui oleh satu keluarga Polahi yang ditemui di hutan Humohulo. Kepala sukunya, Baba Manio, meninggal dunia sebulan lalu. Baba Manio beristri dua, Mama Tanio dan Hasimah. Dari perkawinan dengan Mama Tanio, lahir Babuta dan Laiya.

    Babuta yang kini mewarisi kepemimpinan Baba Manio memperistri adiknya sendiri, hasil perkawinan Baba Manio dengan Hasimah. Hasimah sendiri merupakan saudara dari Baba Manio. Kelak anak-anak Babuta dan Laiya akan saling kawin juga.

    "Kalau mau kawin, Baba Manio membawa mereka ke sungai. Disiram dengan air sungai lalu dibacakan mantra. Sudah, cuma itu syaratnya," ujar Mama Tanio dengan polosnya.

    Keterisolasian mereka di hutan dan ketidaktahuan mereka terhadap etika sosial dan agama membuat suku Polahi tidak mengerti bahwa inses dilarang. Bagi mereka, kawin dengan sesama saudara kandung adalah salah satu cara untuk mempertahankan keturunan Polahi. "Yang mengherankan, tidak ada dari turunan mereka yang cacat sebagaimana akibat dari perkawinan satu darah pada umumnya," ujar Ebbi Vebri Adrian, seorang juru foto travel yang ikut menyambangi suku Polahi.

    Memang belum ada penelitian yang bisa mengungkapkan akibat dari perkawinan satu darah yang terjadi selama ini di Suku Polahi. Namun, dibandingkan dengan suku-suku pedalaman lainnya di Indonesia, mungkin hanya Polahi yang mempunyai kebiasaan primitif tersebut. Sebuah ironi yang masih saja terjadi di belahan bumi Indonesia ini.


    YOGYAKARTA - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan tidak mustahil Indonesia bisa mengalami krisis ulama karena indikator ke arah itu mulai terlihat seperti mulai menurunnya anak-anak masuk Pondok Pesantren (Ponpes) dan makin sedikitnya orang mempelajari kitab kuning.

    Pernyataan itu terungkap ketika berlangsung dialog antara Menteri Agama dengan pengurus Nahdlatul Ulama (NU), pengurus lembaga pendidikan Maarif di Gedung Sasana Krida Yogyakarta, tadi malam.

    Sebelumnya Menag bersama Mendikbud M Nuh menghadiri upacara rapat akbar Hari Ulang Tahun NU di Lapangan Mandala Krida, Yogyakarta.

    Ia menjelaskan, turunnya minat anak didik masuk Ponpes dan kurangnya animo orang mempelajari kitab kuning diikuti sulitnya posisi lembaga pendidikan Islam yang kebanyakan berstatus swasta. Bahkan ada anggota NU tak berkeinginan memasukkan putranya ke lembaga pendidikan Maarif.

    Jika lembaga pendidikan Islam tersebut dinegerikan, para kiyai sebagai pengelolanya merasa keberatan. Padahal upaya menegerikan lembaga pendidikan tersebut dimaksudkan untuk memberi rasa keterjaminan dari sisi pembiayaan.

    Sekarang ini ia melihat para kiyai lebih banyak berkonsentrasi bagaimana memenuhi pembiayaan bagi keberlangsungan Ponpes.  Konsentrasi kiyai pecah, tidak fokus pada pemberian materi pelajaran, katanya.

    Para Pembina Ponpes, lanjut Suryadharma Ali, ketika hendak diminta menyerahkan aset Ponpes sebagai persyaratan untuk dinegerikan umumnya menolak. Alasannya, mana mungkin lembaga yang dibangunnya sejak lama tiba-tiba jatuh ke pihak lain. Jadi, hal itulah yang menjadi kesulitan untuk menjadikan lembaga pendidikan swasta untuk dinegerikan.


    Anggota DPR Inggrid Maria Palupi Kansil atau lebih dikenal Inggrid Kansil bersama Syarief Hasan Menteri Koperasi dan UKM saat melakukan konferensi pers terkait pemberitaan yang beredar tentang perselingkuhan Inggrid Kansil dengan putera dari Istri pertama Syarief Hasan dikediamannya di Widya Candra 3 No 12A, Jakarta Selatan, Kamis (16/05/2013).

    JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan dan istri, Ingrid Kansil, merasa yakin penyebar isu perselingkuhan di dalam rumah tangganya sebagaimana dilansir akun twitter Trio Macan2000 berasal dari lawan politiknya.

    Demikian disampaikan Syarief dan Ingrid dalam jumpa pers di rumah dinas menteri, komplek Widya Chandra, Jakarta, Kamis (16/5/2013) petang.

    Syarief mengatakan, dirinya dan Ingrid siap terbuka kepada siapapun yang mengoreksi kesalahan maupun kekurangannya bila memang diserta bukti. Namun, ia merasa bingung untuk "melawan" bila isu itu disebarkan melalui media sosial seperti terjadi saat ini.

    Kedua politisi Partai Demokrat itu merasa yakin, fitnah perselingkuhan ini disebar melalui akun twitter tersebut berasal dari lawan politik. Tujuannya adalah menjatuhkan kredibilitas pribadi selaku politisi Partai Demokrat yang maju menjadi caleg pada 2014 mendatang.

    "Tapi, kalau menghadapi di dunia maya, bagagimana caranya. Menghadapi kayak hantu begitu, yah kita bisa mati berdiri kalau ditanggapi. Dan mereka senang dan mereka tujuannya memang begini. Tujuannya menjatuhkan," ujar Syarief.

    "Kami sebagai politisi dan ini adalah tahun politik, semua juga tahu kami akan mencalonkan kembali sebagai calon legislatif 2014, sehingga yah pastilah lawan-lawan politik melakukan apapun caranya agar kredibilitas kami turun, dan mereka diuntungkan. Dan jelas ini merupakan character assasination (pembunuhan karakter) buat kami," kata Ingrid.



    PALEMBANG -- Seorang bocah SD berumur 12 tahun dicabuli setelah sebelumnya diajak nonton blue film (BF) atau film prono di sebuah warnet di kawasan Maskarebet Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.

    Atas kejadian tersebut orangtua korban pun tak terima dan melaporkan kasus yang dialami anaknya ini ke Mapolda Sumsel untuk ditindaklanjuti, Selasa (7/5/2013).

    Di hadapan petugas Hg, orangtua korban korban mengatakan, kejadiannya Kamis silam di rumah pelaku, kawasan Griya Hero Kelurahan  Talang Kelapa.


    Saiful Bukhari Azlan, Nik Suriani Megat Deraman.

    SHAH ALAM - Saiful Bukhari Azlan hari ini mengesahkan bakal menamatkan zaman bujang bersama gadis pilihan yang juga merupakan seorang personaliti televisyen Nik Suriani Megat Deraman.

    “Ya, berita itu benar,” katanya ketika dihubungi sebentar tadi.

    Majlis perkahwinan bakal dilangsungkan di Kuala Terengganu pada 25 Mei ini di sebelah perempuan.

    Manakala majlis resepsi di sebelah pihak lelaki akan dibuat pada 2 Jun ini di Kuala Lumpur.

    Ketika ditanya mengenai usia perkenalan pasangan ini, Nik Suriani berkata, kedua-duanya sudah saling mengenali sejak dua tahun lalu.

    “Kami bertunang pada 20 Oktober lalu,” jawabnya ringkas.

    Saiful sebelum ini juga pernah bertunang dengan pembaca berita BernamaTv, Janna Syariza Mohd Zaki, namun pertunangan itu putus sekitar tiga tahun lalu.

    Selain itu, bekas pembantu Datuk Seri Anwar Ibrahim ini telah membuat sumpah laknat di Masjid Wilayah Persekutuan pada 2008 dan mengakui bahawa dia telah diliwat oleh Anwar.

    Beliau kemudiannya mengulangi sumpah tersebut di hadapan Kaabah dan rakaman video itu didedahkan baru-baru ini.

    Pada 9 Januari tahun lepas, Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur melepaskan dan membebaskan Anwar atas dakwaan meliwat Mohd Saiful Bukhari, 26, di Unit 11-5-1, Kondominium Desa Damansara, Bukit Damansarara Kuala Lumpur antara pukul 3.01 petang dan 4.30 petang, 26 Jun 2008.(sh)


    PARIT BUNTAR - Demi menanggung dua anak tidak sah taraf yang masih kecil dan memastikan bekalan dadah sentiasa mencukupi, seorang gadis terpaksa merelakan tubuhnya diratah oleh lelaki hidung belang saban hari.

    Jika dilihat dari umur dan perwatakannya, nescaya sesiapapun tidak menyangka gadis ini sudah melahirkan dua anak tidak sah taraf hasil hubungan terlarang dengan lelaki yang melanggannya.

    Amy (bukan nama sebenar), 21, berkata, sejak lahir dia sudah diserahkan kepada keluarga angkat miskin, dibesarkan dalam keadaan serba kekurangan dan tidak mendapat pendidikan sempurna.

    Menurutnya, kesempitan hidup keluarga angkatnya menyebabkan dia berhenti sekolah dan mencari pekerjaan pada usia 12 tahun.

    “Bagaimanapun, faktor umur menyebabkan saya sukar mendapat pekerjaan sehinggalah saya terjebak dalam kancah maksiat dan sanggup menjual tubuh bagi mendapatkan  sesuap nasi.

    “Kegembiraan memperoleh wang haram tidak bertahan lama apabila saya melahirkan seorang anak luar nikah dan peristiwa itu tidak dapat diterima keluarga angkat yang sering memaki hamun saya sejak itu,” katanya sewaktu ditemui media di sini.

    Amy berkata, selepas habis berpantang, dia meneruskan kerja ‘haram’ itu seperti biasa dan mula ketagih dengan dadah jenis syabu sehinggalah anak pertamanya berusia setahun setengah.

    Menurutnya, sikapnya yang semakin liar dan sering menjadikan rumahnya sebagai ‘port’ maksiat akhirnya menyebabkan keluarga angkatnya nekad meninggalkannya dengan membawa anaknya sekali.

    “Sehingga sekarang langsung tiada khabar berita tentang keluarga angkat dan anak saya.

    “Mereka sering kali menasihati saya supaya berhenti melakukan maksiat, tetapi saya berdegil kerana itu sahaja cara peroleh pendapatan lumayan dan bekalan syabu,” katanya.

    Amy berkata, dia mulanya rasa bersedih dengan tindakan keluarga angkat melarikan anaknya tanpa khabar berita.(sh)


    KUALA LUMPUR -“Saya terpaksa berhenti berceramah kerana bimbang sesuatu buruk menimpa keluarga. Selain dimaki hamun dalam blog dan Facebook, ada yang datang ke rumah dan pusat pengajian memberi ugutan (mahu) memukul dan membunuh saya.

    “Ya, saya akan berhenti berceramah 28 November depan kerana saya kecewa difitnah dan dicerca bukan-bukan oleh pihak tidak bertanggungjawab,” kata penceramah bebas, Mohd Kazim Elias Al-Hafiz, 41, atau lebih dikenali sebagai Ustaz Kazim.

    Beliau yang juga pengasas Pusat Pendidikan Al-Barakah bertekad tidak mahu lagi menerima undangan ceramah kerana kecewa dituduh ‘Ustaz Politik’.

    Katanya, kesal dengan tuduhan yang dilemparkan beberapa pihak tertentu, beliau yang hampir 23 tahun berceramah di seluruh Malaysia memberi tumpuan terhadap pusat pengajiannya di Kampung Manjoi, Perak.

    Selain itu, menurutnya, keputusan berhenti berceramah dibuat kerana ketika ini beliau tidak berapa sihat, selain baru-baru ini berlaku satu insiden rumahnya di Ipoh, Perak apabila ada pihak cuba menyimbah cuka.(metro)


    REMBAU – Angkara nafsu, seorang lelaki sanggup mengugut gadis berusia 15 tahun untuk melakukan hubungan seks dengannya buat pertama kali selain mengugut untuk menggunakan kekerasan sekiranya perkara berkenaan terbongkar.

    Bagaimanapun, gadis yang bakal menduduki peperiksaan Penilaian Menengah Rendah (PMR) tahun ini, akhirnya nekad untuk membuat laporan polis pada 13 Mei lalu setelah beberapa hari insiden keji berkenaan berlaku.

    Jurucakap polis berkata, kejadian berkenaan berlaku di rumah nenek mangsa sendiri di Kampung Batu Hampar, dekat sini kira-kira 2 pagi pada 8 Mei lalu. 

    Menurutnya, ketika kejadian dipercayai tiada sesiapa berada di rumah berkenaan.

    "Gadis itu dipaksa oleh lelaki yang dikenalinya itu untuk melakukan hubungan intim.

    "Malah, lelaki itu juga dengan beraninya mengugut untuk memberitahu keluarga mangsa sekiranya kemahuannya tidak dipenuhi," katanya.

    Katanya, disebabkan keliru dengan ugutan berkenaan, mangsa yang ketakutan terpaksa memenuhi permintaan keji lelaki berusia 19 tahun itu.

    "Lelaki berkenaan dipercayai tidak mempunyai pekerjaan tetap dan hanya bekerja mengikut kenalan sahaja," katanya dekat sini, semalam.

    Sementara itu, Ketua Polis Daerah Rembau, Deputi Superintendan Mizan Md Dom ketika dihubungi mengesahkan kejadian berkenaan dan kes disiasat di bawah Seksyen 376 Kanun Keseksaan bagi kesalahan rogol.

    “Suspek kini sudah ditahan pada hari yang sama laporan dibuat oleh mangsa," katanya.(sh)


    Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, dicium mesra istrinya, Aliyah Mustika Abdullah.


    MAKASSAR- Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, kian menunjukkan kemesraan dengan istrinya, Aliyah Mustika Abdullah. Tribun-timur.com mendapatkan foto mesra Ilham dengan Aliyah melalui BlackBerry Messenger (BBM), Minggu (12/5/2013). Dalam foto ini, Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel tersebut dicium Aliyah.

    Belum diketahui, kapan foto mesra pasangan suami-istri ini dibuat. Dalam foto tersebut, Ilham tampak mengenakan seragam kheki, Aliyah mengenakan baju batik dan dipadu kerudung coklat muda.

    Ilham atau akrab disapa Aco tampak duduk di kursi dan Aliyah menciumnya dari belakang. Saat dicium, Ilham tersenyum.

    Sepintas, berdasarkan foto perabot yang tampak, adegan mesra ini dilakukan di rumah jabatan Wali Kota Makassar, Jl Somba Opu, Makassar.

    Ilham dan Aliyah menikah 28 Juni 1992 di Makassar. Pasangan ini telah dikaruniai dua putra dan dua putri masing-masing Amirul Yamin Ramadhansyah (18), Zulfikar Nur Alamsyah (16), Siti Hamsinah Haeratunnisa (14), dan Siti Mukhlizathul Amalia.




    SIMALUNGUN - Aksi pria berusia 52 tahun, KG yang mencabuli belasan anak di Huta II, Nagori Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara terbilang bejat. Pasalnya, pelaku menyetubuhi salah seorang korbannya, KA (11) sambil berdiri dan dilakukan di hadapan teman korban yang juga masih anak-anak.

    Hal itu disampaikan Kepala Polres Simalungun AKBP Andi Syahriful Taufik, Sabtu (11/5/2013) ketika diwawancara tentang hasil pemeriksaan terhadap 12 korban yang mendatangi Mapolres Simalungun di Pematang Raya, Jumat (10/5/2013) kemarin.

    Menurut Andi, berdasarkan hasil pemeriksaan tambahan terhadap 11 orang anak, korban awalnya diajak menonton film porno di rumah tersangka. Korban dan lima temannya saat itu diberi uang dengan jumlah bervariasi, mulai Rp 1.000 hingga Rp 10.000.

    Saat itulah, lanjut Andi, tersangka mulai melakukan aksinya dengan meraba-raba bagian sensitif tubuh 4 orang korban. Setelah pelaku puas, para korban disuruh jajan.

    Tinggallah dua orang korban, yakni KA dan satu temannya, M. Kedua korban ini puna tak luput dari aksi pelecehan seksual tersangka. Tidak puas dicabuli di rumah tersangka, kedua korban kemudian dibawa ke areal perkebunan sawit.

    "Di sanalah korban KA disetubuhi dalam keadaan berdiri disaksikan temannya, M yang hanya melihat saja dan diberi uang Rp 10.000 oleh tersangka," jelasnya.

    Pemeriksaan tambahan ini, kata Kapolres, merupakan lanjutan dari Laporan Polisi No. LP/51/IV/2013/SU/Simal/Sek-Dagang atas nama pelapor SL dan korban KA, tertanggal 26 April 2013 di Polsek Perdagangan, Kabupaten Simalungun. Setelah laporan pertama itu, empat hari berikutnya tersangka KG ditangkap lalu dijebloskan ke sel tahanan Polsek Perdagangan.

    Lalu pada 6 Mei 2013, kasus ini ditarik Polres Simalungun. Secara bersamaan pula tersangka KG dipindahkan ke sel tahanan Polres Simalungun.


    SHAH ALAM – Mufti Perak, Tan Sri Harussani Zakaria berkata, Islam tidak benarkan mana-mana pihak gulingkan kerajaan secara kekerasan dan mereka bertindak demikian dianggap derhaka kepada

    “Dalam hadis ada menyebut ‘Halal darahnya sama ada dia Islam atau tidak Islam jika dia menentang kerajaan yang sah secara kekerasan’.

    “Orang yang keras seperti puak pelampau perlu ditentang dengan keras, iaitu hukumannya bunuh,” katanya.

    Menurutnya, pihak berkuasa perlu ambil tindakan tegas terhadap kumpulan secara terang-terangan mahu menentang kerajaan yang sah.

    “Jika pihak berkuasa membiarkan perkara itu terjadi, rakyat akan anggap kerajaan itu lemah. Mereka yang derhaka ini perlu bertaubat,” katanya ketika mengulas tindakan kumpulan Asal Bukan Umno (ABU) yang didakwa akan guna apa juga cara mengguling kerajaan BN..

    Mengulas mengenai tindakan Pas itu, Harussani berkata, sudah semestinya pemimpin parti politik mengingatkan pengikut mereka untuk tidak turut serta dengan perkara yang berbentuk kekerasan yang boleh merosakkan negara dan bangsa.

    Sementara itu, bekas Mufi Perlis, Datuk Dr Mohd Asri Zainul Abidin berkata, adalah haram menentang kerajaan yang sah dengan cara kekerasan.

    Beliau berkata, sistem demokrasi adalah jalan yang diterima dalam pemilihan pemimpin di negara ini.

    “Pada asasnya tidak boleh tumbangkan demokrasi dengan jalan kekerasan terhadap negara. Gunakan kekerasan atau tumpaskan kerajaan dalam cara begini haram di sisi Islam,” katanya.

    Menurut Asri, kelemahan kerajaan bukan bermaksud pembangkang boleh menyerang dengan sesuka hati.

    “Arab Spring boleh diterima, cuma tidak sesuai di Malaysia kerana Malaysia tidak seteruk negara Arab.

    “Walaupun ada kekurangan jangan terukkan keadaan dengan cara teruk,” katanya.

    Pas juga memberi jaminan tidak akan turut serta dalam sebarang usaha menggulingkan kerajaan secara kekerasan.(sh)

    Keadaan Mimi semasa kejadian, Selasa lalu.

    BALING - Seorang murid sebuah sekolah di sini, menerima 14 jahitan di muka apabila sebuah objek terbang mengenai mukanya ketika dia bersama dua rakannya dalam perjalanan pulang dari sekolah ke rumahnya di padang sekolah, kira-kira jam 1.30 petang Selasa lalu.

    Nor Alia Shamimi Muhamad Jefri@Mimi, 10, cedera dan mengalami pendarahan teruk di muka, selain patah tulang hidung setelah objek itu secara tiba-tiba mengenai tepat ke mukanya.

    Keadaan itu mengakibatkan anak kedua dari tiga beradik itu hampir pengsan dan terpaksa bertahan pada tiang gol bola sepak, sementara menunggu dua rakannya, Nur Ainul Madiah Mohd Karim, 10, dan Nuraidah Taqifah Samsuri, 10, memaklumkan kejadian itu kepada guru mereka.

    “Mimi tak tau nak buat apa, Mimi terus nangis dan jerit panggil ibu. Memang sakit, rasa kebas satu muka. Mimi tinggal sorang diri sebab dua kawan lain lari untuk beritahu kepada guru dan ibu Mimi,” katanya semasa ditemui di rumahnya di Kampung Terbak, Mukim Siong, di sini, semalam.

    Selepas beberapa minit menahan kesakitan, Mimi dibawa gurunya ke Hospital Baling seterusnya dihantar ke Hospital Sungai Petani.

    Ditanya objek apakah yang mengenai mukanya itu, Mimi berkata, dia tidak tahu kerana terus rebah setelah objek tersebut mengenai mukanya.

    “Tapi, kawan cakap, objek itu datang dari traktor mesin rumput kat padang. Mereka nampak objek itu keluar dari tayar traktor dan terus terbang ke arah kami.

    “Dua rakan Mimi sempat elak, tapi Mimi tak nampak objek itu, sebab itu objek itu terus kena muka Mimi. Lagipun traktor itu tak berapa jauh dengan kami,” katanya.

    Sementara itu, ibunya, Mazlina Md Desa, 40, berkata, doktor memaklumkan kedalaman luka anaknya itu hampir dua sentimeter dan terdapat sedikit retakan di bahagian tempurung kepala.

    Menurutnya, anaknya itu akan dihantar ke Hospital Sultanah Bahiyah dalam beberapa minggu lagi untuk pemeriksaan di kepala.(sh)




    ANAMBAS - Dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tercoreng, setelah puluhan warga di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, KKA melakukan penggerebekan terhadap seorang oknum tenaga pendidikan atau guru yang tengah bersama seorang wanita yang tercatat sebagai istri orang lain dalam sebuah rumah dan tengah melakukan perselingkuhan.

    Hal tersebut diperparah setelah dilakukan pemeriksaan oleh warga, Oknum guru tersebut ternyata membidangi mata pelajaran yang berkaitan dengan pembentukan moral dan ahlak para siswa, yakni PPKN di Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA) di Palmatak, Anambas.

    Dari informasi yang dihimpun, hubungan perselingkuhan tersebut terungkap setelah warga yang sudah lama menaruh kecurigan terhadap Sg (Sugiyanto/oknum guru) yang kerap melakukan kunjungan ke rumah AF (Ayu Farida) disaat sang suami (Saprindu) tidak berada di rumah karena tengah bekerja disebuah perusahaan pengeboran lepas pantai.

    Saat digerebek warga, keduanya sama sekali tidak menunjukan perlawanan dan hanya pasrah ketika dibawa warga dan petugas kepolisian ke Polsek Matak.

    "Mereka sudah lama di pantau sejak lama dan sebelum dilakukan penggerebekan aksi mereka berdua juga sudah ketahuan sama suami AF, namun akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Namun terjadi lagi," ujar salah satu sumber yang bisa dipercaya kepada Tribun, Kamis(9/5/2013) malam.

    Pria berkumis ini juga menuturkan SG diketahui telah memiliki seorang istri bahkan saat ini istrinya sedang dalam kondisi mengandung (hamil), begitu juga AF."Edan bener, istrinya mana lagi hamil, sementara dia (AF) juga hamil, tapi ngak tahu sama siapa tuh jadinya," tambah sumber Tribun sambil tertawa kecil.

    Sementara itu, Kapolsek Matak, AKP Ismail yang di konfirmasi Tribun membenarkan adanya hal tersebut. Dan saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman mengenai hubungan mereka sudah sejauh mana.

    "Iya benar, diamankan warga dan anggota kita. Dan sementara ini keduanya kita amankan dan tengah di periksa di Polsek. Jadi kita belum mendapatkan kesimpulan sejauh mana keduanya berhubungan," jelas Ismail.

    Menanggapi hal tersebut, Herianto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas belum bisa memberikan komentarnya dan mengaku akan melakukan pemeriksaan dan pengecekan hal ini ke Unit pelayanan teknis (UPT) yang ada di Palmatak. Mengingat biasanya jika ada peristiwa ataupun apapun namanya dirinya secara langsung di kabari dari UPT yang ada di tingkat kecamatan.

    "Saya belum denger mas, nanti saya cek dulu ya mas, jujur saya belum dapat laporan mengenai hal tersebut," terangnya.

    Ketika disinggung tindakan apa yang akan di ambil pihaknya terhadap SG, Herianto menjelaskan akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan yang bersangkutan terlebih dahulu.

    "Jika benar adanya akan kita tindak tegas yang bersangkutan," tegas Herianto.


    SHAH ALAM – Pas Selangor membidas DAP, sekutunya dalam pakatan pembangkang negeri, kerana mempertikaikan agihan kerusi barisan Ahli Majlis Mesyuarat Kerajaan Negeri (Exco) Selangor yang dicadangkan oleh Menteri Besar, Tan Sri Abdul Khalid Ibrahim kepada Sultan Selangor, Sultan Sharafuddin Idris Shah pada 17 Mei lalu.

    Pesuruhjaya Pas Selangor, Dr. Abd. Rani Osman berkata, Timbalan Pengerusi DAP negeri, Tony Pua tidak sepatutnya mempertikaikan cadangan yang dikemukakan Abdul Khalid tersebut dan mendakwa DAP perlu mendapat lebih wakil Exco berbanding Pas.

    “Tidak perlu pertikai keputusan Menteri Besar Selangor kerana ia pilihan yang sahih dan sebarang pilihan yang dibuat oleh Abdul Khalid mesti diterima semua parti (dalam pakatan pembangkang).

    “Kita perlu terima apa sahaja keputusan Menteri Besar Selangor buat masa ini kerana pada akhirnya ia memerlukan perkenan Sultan Selangor,” katanya di sini semalam.

    Tony Pua dalam sebuah portal berita semalam mempersoalkan cadangan agihan kerusi barisan Exco Kerajaan Negeri Selangor dengan mendakwa pakatan pembangkang negeri pada satu mesyuarat Khamis lalu bersetuju bahawa DAP mendapat empat tempat dalam Exco, manakala Pas memperoleh tiga serta boleh memilih jawatan Speaker Dewan Undangan Negeri Selangor.(kosmo)


    SHAH ALAM – Bekas Naib Pengerusi DAP, Tunku Abdul Aziz Ibrahim mendakwa akan terus mendedahkan semua rancangan DAP yang didakwanya bertujuan untuk merosakkan negara kepada umum.

    Sebagai seorang anak Melayu tegasnya, beliau tidak pernah menjual ‘rohnya’ kepada DAP dan menjadi tugasnya untuk mempertahankan keamanan negara dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

    “Saya akan terus dedahkan kepada umum semua rancangan ‘rahsia’ DAP yang cuba merosakkan negara.

    "Sudah menjadi tugas saya untuk mendedahkan tujuan yang tidak betul, saya tidak takut!” dakwanya, hari ini.

    Ditanya mengenai amaran Pengerusi DAP, Karpal Singh yang mahu mengambil tindakan mahkamah sekiranya Abdul Aziz terus mendedahkan rahsia DAP, Abdul Aziz menjawab beliau bersedia berhadapan dengannya di mahkamah.

    “Saya tidak takut dengan amaran tersebut, ini negara saya, keluarga saya sudah berada di negara ini sejak ribuan tahun lalu, saya tidak akan jual roh saya kepada DAP.

    “Semakin amaran begini dikeluarkan, semakin itulah semangat saya untuk dedahkan ‘rahsia’DAP berkobar-kobar,” katanya.(sh)


    KOTA BHARU - Akibat terlalu percaya kepada teman lelakinya, seorang pelajar perempuan tingkatan lima di sebuah sekolah di daerah ini dirogol secara bergilir-gilir oleh enam lelaki dikenali termasuk kekasihnya sendiri, dalam kejadian di Kampung Tok Akil di sini Jumaat lalu.

    Sebelum kejadian, mangsa dipercayai keluar dari rumah pada jam 1 pagi mengikut teman lelakinya ke rumah datuk salah seorang rakan kekasihnya itu di Kampung Tok Akil di sini.

    Ketua Polis Daerah Kota Bharu, Asisten Komisioner Azham Othman berkata, mangsa yang dipercayai masuk ke dalam rumah berkenaan selepas menemani teman lelakinya itu dan kemudiannya dirogol bergilir-gilir.

    “Hasil laporan awal yang diperoleh dari pemeriksaan yang dilakukan oleh doktor, terdapat kesan koyakkan baru pada kemaluan mangsa.

    “Selepas menerima aduan daripada mangsa, pihak polis terus melakukan serbuan di kampung terbabit dan berjaya menahan enam lelaki berumur antara 17 hingga 18 tahun,” katanya kepada Sinar Harian.

    Azham berkata, kesemua suspek yang ditahan merupakan bekas pelajar tingkatan lima yang juga merupakan sekolah mangsa berkenaan.

    “Kes terbabit disiasat di bawah seksyen 376 Kanun Keseksaan (KK) untuk tindakan lanjut,” katanya.(sh)


    PUTRAJAYA - Menteri Dalam Negeri, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi membidas kenyataan Ketua Umum Parti Keadilan Rakyat, Datuk Seri Anwar Ibrahim yang meminta beliau supaya tidak menjadikan negara ini seperti milik keluarganya.

    Dalam nada marah, Ahmad Zahid menegaskan bahawa negara ini juga bukan milik Anwar.

    "Negeri ini pun bukan negeri bapa dia punya. Memang bukan (milik) bapa saya. Ini (pun) bukan negeri bapa dia.

    "Yang itu, awak kena tulis, Malaysiakini. Kamu selalu spin. Tolong tulis berdasarkan etika kewartawanan," katanya.

    Ahmad Zahid berkata demikian sebagai mengulas kenyataan Anwar yang membidas artikel beliau dalam akhbar Utusan Malaysia pada 16 Mei lalu yang bertajuk Perhimpunan Haram Sebab Tak Terima Hakikat Gagal Kuasai Putrajaya.(kosmo)


    Khusrin menyampaikan plak penghargaan kepada warga kerja cemerlang MBSA.

    SHAH ALAM – Jabatan Perkhidmatan Awam (JPA) menjanjikan penyelarasan gred gaji selepas penstrukturan semula pihak berkuasa tempatan (PBT) di Selangor.

    Setiausaha Kerajaan Negeri, Datuk Khusrin Munawi berkata, jaminan isu-isu dibangkitkan akan diambil tindakan terutamanya melibatkan isu perjawatan kontrak dan PBT.

    “JPA menjanjikan penstrukturan semula tiga PBT di Selangor sebelum menyelesaikan masalah penyelarasan gred jawatan daripada kontrak kepada perjawatan tetap.

    “Penyelarasan gred jawatan akan dilaksanakan setelah penstrukturan dalam majlis perbandaran dilakukan,” katanya.

    Menurut Khusrin, JPA telah mengakui dan mengiktiraf majlis perbandaran di Selangor kerana ia tidak boleh dibandingkan dengan majlis perbandaran di negeri lain.

    “Kerana ini bergantung pada jumlah penduduk, pendapatan dan permasalahan berbeza,” katanya.

    Beliau berkata demikian dalam ucapan pada Majlis Anugerah Perkhidmatan Cemerlang 2012 Majlis Bandar Raya Shah Alam (MBSA).-(sh)

    Seramai 101 warga kerja MBSA dari pelbagai peringkat jawatan dan bahagian telah menerima Anugerah Khidmat Cemerlang, tiga orang warga kerja menerima Anugerah Khas Datuk Bandar dan lima orang menerima Anugerah Khidmat Setia iaitu berkhidmat melebihi 25 tahun.

    Datuk Bandar Shah Alam, Datuk Jaafar Atan berkata, komitmen dan kesungguhan yang diberikan warga kerja MBSA dalam meningkatkan sistem penyampaian amat membanggakan.

    “Tahun lalu, MBSA menerima sebanyak 18 pengiktirafan antaranya, Anugerah Khas pada Pertandingan Cabaran Meningkat Prestasi PBT Melalui Projek Inovasi Bertajuk

    “Memproses Permohonan Kelulusan Pelan Cadangan Banglo Baru (Individu) daripada 60 hari kepada sehari” pada Majlis Mesyuarat Jawatankuasa Perundingan Pihak Berkuasa Tempatan (JPPBT).

    “Selain itu, tempat kedua (Kategori Kumpulan Kecil – Lesen 1 Jam ), Anugerah Inovasi Sektor Awam Selangor Sempena Majlis Sambutan Hari Inovasi Selangor,” katanya.




    SEKAYU- Kelakuan bejat kembali dilakukan ayah kandung terhadap anaknya sendiri. Bunga (nama samaran) sudah sejak kelas enam Sekolah Dasar (SD) menjadi pelampiasan nafsu setan bapaknya, Huzairin, Jumat, (10/5/2013).

    Penderitaan Bunga tidak habis disitu saja, paman yang seharusnya menjadi tempat perlindungannya juga ikut melakukan aksi bejat tersebut, terakhir Bunga digauli pamannya pada Januari 2013.

    Saat ini pihak Polres Muba berhasil menangkap paman korban yang bernama, Agus, warga Talang Selarai, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

    Menurut pengakuan Agus, dirinya khilaf melakukan perbuatan tersebut karena tergiur akan kemolekan tubuh Bunga.

    " Khilaf saja, saya tidak tahu jika Bunga sampai hamil," ujarnya saat diwawancarai wartawan.

    Eina Azman

    KUALA LUMPUR - "SAYA akan tetap saman ibu Afiq. Bukan kerana mahukan wangnya, tapi kerana membela maruah saya dan keluarga," begitulah kenyataan aktres, Eina Azman kepada wartawan berhubung hasratnya untuk menyaman ibu Afiq Muiz, Hasliza Mohd.

    Eina atau nama sebenarnya Ainur Syakina Azman, 18, berkata, setelah tempoh tujuh hari buat ibu Afiq membuat permohonan maaf secara terbuka tamat hari ini, dia nekad untuk meneruskan tindakan undang-undang.

    "Keluarga meminta saya meneruskan tindakan undang-undang dan ayah saya akan uruskan segala hal berkaitan peguam dan sebagainya.

    "Saya bukan mahu menyaman secara semberono, tetapi ini melibatkan maruah, dia telah memanggil saya dengan panggilan perempuan murahan, sundal, menuduh saya yang bukan-bukan tapi semuanya tanpa bukti.

    "Secara tak langsung, cerita karutnya itu membuatkan saya turut terlibat sama dalam masalah keluarganya dan ia memburukkan nama saya," katanya.

    Di tebak dengan pandangan pihak lain yang menganggapnya sebagai punca pertelingkahan dua beranak ini, Eina berkata, dia amat kesal dengan tuduhan melulu pihak lain tanpa mengetahui perkara sebenar.

    "Bukan saya yang mencipta kontroversi murahan ini, tetapi ibunya yang bermula dulu. Saya datang pada sidang media yang dilakukan Afiq pun kerana Afiq yang menjemput dan dia minta saya bersihkan nama saya.

    "Apa untungnya saya menjadi batu api. Orang hanya tahu menuding jari saja. Tapi saya percaya pada takdir, lambat laun orang akan tahu perkara sebenar," ujarnya.(sh)


    ABDUL RAHMAN bersama anak-anaknya menunjukkan gambar Robedah yang hilang kerana mengikut pemuda Lombok ketika ditemui di rumahnya di Jalan Kuantan

    KUANTAN – Empat adikberadik terpaksa melalui kehidupan tanpa kasih seorang ibu selama lima tahun apabila wanita itu tergamak menghilangkan diri ke Lombok, Indonesia bersama kekasih hatinya.

    Bapa kepada empat beradik malang itu, Abdul Rahman Bakar, 55, berkata, Robedah Yusof, 38, hilang ketika dia yang bekerja sebagai pemandu lori tiada di rumah kerana dalam perjalanan untuk menghantar barang dari bandar ini ke Kuala Lumpur pada Disember 2008.

    “Saya mulanya tidak percaya apabila dimaklumkan Robedah yang ketika itu masih isteri saya sanggup lari dari rumah demi mengikut seorang lelaki Indonesia.

    “Sebelum kehilangan isteri, kami tidak pernah bergaduh besar dan hasil perkahwinan kami dikurniakan empat orang anak,” katanya ketika ditemui di rumahnya di Batu 8, Jalan Kuantan-Gambang semalam.

    Empat anak pasangan itu ialah Roslina, 15, Rozaidi, 14, Muhammad Ridwan, 12, dan Muhammad Rusmadi, 9.

    Beberapa bulan sebelum Robedah hilang, Abdul Rahman ada dengar khabar angin bahawa wanita itu menjalin hubungan dengan jejaka lain tetapi dia tidak percaya.

    “Saya hanya percaya selepas Robedah menghubungi saya dan memberitahu dia sudah berada di Kampung Lembah Sureh, Lombok Barat kerana mengikut pemuda Lombok,” katanya.

    Pada bulan pertama kehilangan Robedah, Abdul Rahman berkata, dia tidak berputus asa memujuk Robedah pulang semula ke pangkuan keluarga tetapi tidak berhasil.(kosmo)



    PEKANBARU - Polresta Pekanbaru menangkap seorang anggota geng motor wanita yakni YE (17). Siswa salah satu SMA di Pekanbaru itu merupakan angota Klewang.

    YE ditangkap pada Rabu 15 Mei, di dekat rumahnya Jalan Cipta Karya, Panam Pekanbaru, Riau, tanpa perlawanan. Selanjutnya, perempuan berambut panjang itu dibawa ke Mapolresta Pekanbaru.

    Dari catatan polisi, YE yang masih duduk dibangku kelas II SMA tersebut merupakan anggota geng motor bernama Atit Abang. Kelompok geng motor itu merupakan pecahan dari geng motor XTC pimpinan Klewang.

    Di hadapan petugas, YE mengaku terpaksa ikut kelompok geng motor karena dipengaruhi temannya.

    "Saya baru bergabung dengan geng motor selama empat bulan. Saya hanya ikut-ikutan saja" aku YE.

    Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar, mengatakan, masih banyak anggota geng motor yang dicari.

    "Jumlah geng motor wanita juga cukup banyak. Geng motor wanita ini biasanya harus melayani seks Klewang" kata Adang.